Pages

Sabtu, 26 Maret 2011

"Kereta, Otak & cinta...semuanya sama!"


Kereta ~ Jika lama terbiar dan tidak dihidupkan enjinnya, ia akan lemah, lesu, rosak dan menjadi usang. Apabila anda  hendak menghidupkannya semula, enjinnya terpaksa dibaiki, beberapa parts kena tukar baru, ditukar bateri dan mungkin enjin kereta itu boleh dihidupkan kembali, kereta itu mungkin juga boleh bergerak semula. Namun ianya tidak akan sehebat dulu. TIDAK SAMA!

Sebaliknya jika kereta itu sentiasa dijaga rapi, enjinnya selalu diservis dan selalu dihidupkan enjinnya, PASTI keadaan kereta itu akan sentiasa baik dan enjinnya sudah tentu boleh bertahan lama...

Otak ~ Yup!...begitu juga otak kita, jika dibiarkan begitu saja tanpa ilmu, tidak diasah, tidak digerakkan dengan pengetahuan, tidak diguna untuk membuat keputusan, maka 'enjin' untuk berfikir akan mulai berkarat, lemah, lesu dan usang. Lama-lama otak akan menjadi lembab dan beku!...

Tsunami Rekatkan Hubungan Indonesia-Jepang.


 Ribuan orang akan berkumpul Minggu pagi untuk memberikan simpati kepada Jepang.
Sabtu, 26 Maret 2011, 07:08 WIB
Bayu Galih
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/03/11/106736_tsunami-hantam-jepang_300_225.jpg
Tsunami hantam Jepang (AP Photo/Kyodo News)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Bencana gempa dan tsunami yang dirasakan Jepang menimbulkan empati dan kepedulian masyarakat Indonesia, yang pernah merasakan bencana tsunami di Aceh akhir 2004 silam.

Empat Tanda Cinta Sejati



http://rahmadku.tripod.com/Chinaros.gif
Anda dapat menemukan seseorang yang benar-benar sangat cocok untuk dijadikan pasangan hidup dan bahkan memilikinya lebih dari satu dalam hidup Anda. Tetapi kemudian bagaimana Anda benar-benar mengetahuinya dengan yakin?
Berikut bantuan untuk meyakinkan keputusan hubungan Anda:

Ungkapkan keinginan dan mengapa menginginkannya?
Anda harus memiliki kejelasan tidak hanya tentang apa yang Anda ingin dari cinta, tetapi apa yang diinginkan dalam hidup dengan pasangan Anda. Segera setelah mengetahui itu, Anda akan yakin telah masuk dalam suatu hubungan dengan tujuan dan visi yang jelas seperti apa hubungan Anda dengan dia. Menentukan kriteria akan membantu terhindar dari kesulitan terlibat dengan seseorang yang tidak cocok bagi Anda.

Minggu, 20 Maret 2011

PARAGRAF

A.   DEFINISI PARAGRAF
Paragraf ialah sekelompok kalimat yang saling berkaitan untuk mengembangkan satu ide pokok. Paragraph bias sesingkat satu kalimat, bias juga sepanjang sepuluh kalimat atau lebih. Jumlah kalimat dalam satu paragraph bukan hal yang utama, namun panjang paragraf hendaknya cukup untuk mengembangkanide pokok yang tertuang dalam kalimat topic (topic sentence). tulisan yang baik tidak hanya tergantung pada pemakaian bahasa yang gramatikal, tetapi juga pada penulisan paragraph yang baik. Paragraf merupakan satuan pikiran yang paling dasar dari suatu tulisan, sehingga jika paragraf disusun kurang menarik, akan hilanglah bobot tulisan secara keseluruhan.

TATA KRAMA


        Tata krama adalah tata cara atau aturan turun-temurun yang berkembang dalam suatu budaya masyarakat yang mengatur pergaulan antar individu maupun kelompok untuk saling pengertian, hormat-menghormati menurut adat yang berlaku. Tata krama mengandung nilai-nilai yang berlaku pada daerah setempat. Oleh karena itu tata krama suku bangsa yang satu tentu berbeda dengan suku bangsa yang lain. Tata krama, etika, atau sopan santun yang dimiliki oleh suku bangsa Jawa tidak terlepas dari sifat-sifat halus dan kasar. Tata krama suku bangsa Jawa terlihat dalam etiketnya meliputi banyak segi seperti unggah-ungguh, suba sita dan lain-lain, kesemuanya mencakup hubungan selengkapnya antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan alam sekitarnya.
Lingkup materi penelitian yang ditulis dalam buku ini adalah tata krama suku bangsa Jawa yang menyangkut hubungan manusia dengan sesamanya atau antar sesama manusia. Tatakrama yang menjadi bahasan dalam penelitian ini adalah tatakrama : menghormati orang tua atau yang dituakan, bertamu, berbicara atau mengeluarkan pendapat, bersalaman, duduk / berdiri, makan dan minum, bertegur sapa, berpakaian. Dalam masyarakat suku bangsa Jawa sangat dianjurkan agar semua itu dilakukan dengan sopan, tidak melanggar aturan, tidak merugikan orang lain, mengerti batasan-batasannya dan sebagainya. Penelitian juga dibatasi pada generasi muda khususnya siswa SMU dan SMK berusia 15 - 19 tahun.

PENGANGGURAN


            Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama.

I. JENIS-JENIS PENGANGGURAN

 
                      Pengangguran sering diartikan sebagai angkatan kerja yang belum bekerja atau tidak bekerja secara optimal. Berdasarkan pengertian diatas, maka pengangguran dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu :

Keterbukaan dan Keadilan


Keterbukaan
            Keterbukaan adalah suatu kondisi dimana setiap orang dapat memperoleh informasi mengenai suatu keadaan, persyaratan, atau aturan main mengenai suatu hal yang dibutuhkan dan diinginkan yang berhubungan dengan kepentingan umum melalui sarana-sarana komunikasi yang ada. Keterbukaan juga mengandung arti tidak ada yang ditutup-tutupi atau transparan dan siketahui umum. Dengan kata lain, ada kesediaan mau member saran serta masukan kepada orang lain. Dan juga mau belajar dari keberhasilan orang lain.
            Keterbukaan dalam kehidupan bermasyarakat adalah keterbukaan hati setiap anggota masyarakat sebagai landasan utama yang berkomunikasi, membicarakan, merundingkan, atau memusyawarahkan masalah-masalah bersama guna mencari dan menemukan jalan keluar (mufakat) untuk mewujudkan kesejahteraan, keamanan dan ketentraman masyarakat. Keterbukaan pada rapat desa tercermin melalui dialog terbuka, wajar, akrab, dan hangat antara sesama warga desa sehingga pada akhirnya warga desa memperoleh keadilan dan diperlakukan secara adil.